Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 11:41:14【Sehat】935 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(22)
Artikel Terkait
- Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana
- Ibu Negara Brasil bagikan indikator penting untuk nilai kesuksesan MBG
- Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI
- Kulit terbakar matahari panas? Kenali gejala dan penanganan "sunburn"
- Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta
- PBB: Bantuan Gaza terhambat karena penutupan perbatasan
- Hamas: Cuma 980 truk bantuan masuk Gaza sejak gencatan senjata berlaku
- Hukum kemarin, KA Harina tabrak truk hingga vonis eks Kapolres Ngada
- Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
- BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG
Resep Populer
Rekomendasi

Menkopolhukam serahkan tali asih ke tokoh masyarakat di Jayapura

Harga mahal, Bappenas: 40

Akademisi Kesehatan: Anak dan lansia rentan sakit saat pancaroba

Warga terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi capai 304 orang

Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang

Kemendag catat nilai transaksi UMKM BISA Ekspor capai Rp1,8 triliun

BRIN soroti cara penyimpanan bahan makanan oleh SPPG untuk sajian MBG

70 persen serangan beruang di Jepang terjadi di area hunian manusia