Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-16 11:00:41【Sehat】177 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(12549)
Sebelumnya: KKP ungkap upaya atasi Cs
Selanjutnya: Suasana ceria di SMPN 2 Maos saat Makan Bergizi Gratis tiba
Artikel Terkait
- 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
- PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan
- KKP ungkap upaya atasi Cs
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan
- Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam
- Kronologi dan rangkuman fakta ledakan di SMA 72 Jakarta
- Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut
- Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
Resep Populer
Rekomendasi

Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah

Akademisi: Pendatang di Yogyakarta alami tiga fase adaptasi budaya

Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa

Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng

Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM

Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global

Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown

Korban kebakaran di Matraman masih mengungsi di tenda darurat