Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:12:41【Resep】027 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(93)
Sebelumnya: 16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB
Selanjutnya: BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi
Artikel Terkait
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- KBRI Phnom Penh bantu 97 WNI yang ditangkap polisi Kamboja
- BPOM tekankan komitmen atasi isu Cs
- Khasiat buah mentimun untuk diet, kulit, hingga fungsi ongak
- Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
- Cegah keracunan MBG, Pemkot Bontang perketat pengawasan izin SLHS
- Program MBG serap ribuan tenaga kerja lokal di Kota Serang
- KKP: Ribuan kontainer udang asal Indonesia boleh masuk AS
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- Ribuan guru UNRWA siap didik lagi anak
Resep Populer
Rekomendasi

Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026

Radiasi UV semakin tinggi, ini imbauan BMKG beserta pencegahannya

Tujuh negara yang rayakan Diwali, selain India

Wagub Gorontalo pastikan ketepatan waktu distribusi makanan MBG

Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan

Riset: Mayoritas responden akui MBG ringankan beban keluarga RI

BRIN usulkan pelibatan keluarga untuk keberlanjutan intervensi pangan

Kemarin, arahan Prabowo soal LPDP hingga mikroplastik dalam hujan