Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:06:54【Sehat】627 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(7251)
Artikel Terkait
- Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
- 3 sumber protein nabati dan manfaatnya bagi tubuh manusia
- Pemprov Sumut turunkan tim tangani dugaan keracunan MBG di Toba
- Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- Kemendag dan BPKH sinergi dorong ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi
- Rahasia kulit sehat dan awet muda dengan 7 makanan kaya kolagen alami
- MU diimbangi Nottingham Forest 2
- Akademisi: Pendatang di Yogyakarta alami tiga fase adaptasi budaya
- Membaca arah masa depan Koperasi Desa Merah Putih
Resep Populer
Rekomendasi

CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka

Hindari keracunan, kapolri instruksikan pengawasan MBG diperketat

Hari Pangan Sedunia, bergandengan tangan membangun pangan

Hidung Sering Berair (Meler)? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin

Pembuat film "Pengin Hijrah" dipuji promosikan wisata Uzbekistan

SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG

Pemkot Bandarlampung sebut belum ada rekomendasi SLHS ke dapur MBG