Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 11:52:47【Kabar Kuliner】579 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(4)
Artikel Terkait
- Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
- HMI: MBG dan antikorupsi jadi mesin penggerak ekonomi setahun Prabowo
- BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG
- Kemenkes edukasi warga Manokwari soal sistem rujukan kesehatan
- KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT
- BPOM beri izin edar insulin aspart perluas akses pengobatan inovatif
- Unilever tuntaskan lepas bisnis es krim Rp7 T ke Magnum di akhir 2025
- Ibu Negara Brasil berpesan utamakan pangan lokal untuk kesuksesan MBG
- KSP bantu pengembangan UKS SMA Negeri 1 Tanjungpandan
- Prabowo: Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III

TNI AU bangun dapur SPPG untuk program MBG di Yogyakarta

Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI

Mendukbangga nilai program MBG untuk 3B di Kepri sudah tepat sasaran

Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke

Ibu Negara Brasil bagikan indikator penting untuk nilai kesuksesan MBG

Pengamat sebut produk halal ekraf bisa tingkatkan pendapatan negara

Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun