Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-16 11:04:27【Resep】211 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(828)
Sebelumnya: Ini kronologi lengkap temuan
Selanjutnya: Program MBG di NTB serap 17.434 tenaga kerja, hidupi keluarga lokal
Artikel Terkait
- Wamentan dorong sektor pertanian nasional pasok kebutuhan haji
- BGN tegaskan ngak ada SPPG yang boleh memasak sebelum jam 12 malam
- Lapas Narkotika Jakarta gagalkan penyelundupan sabu lewat ayam kecap
- SPPG Polri terapkan standar “food safety” untuk program MBG
- BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
- Ditjenpas pastikan Lapas Gunung Sitoli telah kondusif pascaricuh
- BRIN temukan penggunaan "test kit" kurang sesuai dalam kegiatan MBG
- Cegah penyakit, pencantuman label peringatan produk tinggi GGL didesak
- Cukup tidur membantu anak terhindar dari influenza saat cuaca ekstrem
- BRIN soroti cara penyimpanan bahan makanan oleh SPPG untuk sajian MBG
Resep Populer
Rekomendasi

BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III

Makanan olahan sebabkan 121 orang keracunan di Buryatia

8.000 korban erupsi Lewotobi NTT masih ditanggung pemerintah pusat

Warga terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi capai 304 orang

PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan

Anggota DPRD Jabar: Pengawasan Program MBG harus diperketat

Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun

BPKN siap panggil Aqua terkait dugaan sumber air dari sumur bor