Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:13:06【Tempat Makan】773 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat sambutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyebut Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat industri Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) di Indonesia.
“Pameran ini menjadi barometer industri pangan dan minuman di Asia Tenggara serta ruang kolaborasi global antara pelaku industri, UMKM, dan sektor pendukung,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Vinsensius menyampaikan acara itu dihadiri sebanyak 1.500 perusahaan dari 25 negara akan berpartisipasi, dengan 70 persen di antaranya berasal dari produk dalam negeri, dan diperkirakan menarik 90.000 pengunjung pada tahun ini.
Angka itu menurutnya menunjukkan bahwa Indonesia ngak hanya menjadi pasar potensial, tapi juga produsen unggulan di sektor kuliner dunia. Selain memperluas jejaring bisnis internasional, SIAL InterFOOD juga memberi dampak ekonomi berantai bagi hotel, transportasi, kuliner, hingga penjualan produk UMKM lokal.
Kegiatan itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kuliner Indonesia di pasar global.
Baca juga: Pameran Bali Interfood usung kuliner Nusantara genjot pariwisata
Ia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Krista Exhibitions yang selama lebih dari dua dekade konsisten menghadirkan pameran berskala internasional, serta dukungan berbagai asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, AP5I, APRINDO, ACP, dan APJI. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dalam memperkuat destinasi dan penyelenggara MICE nasional.
“Kami berharap SIAL InterFOOD 2025 menjadi wadah inspirasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat luas bagi pelaku industri serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah utama event internasional di kawasan Asia,” kata Vinsensius.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menambahkan pihaknya terus memperkuat program business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra internasional.
“Kami ingin menjadikan SIAL InterFOOD sebagai platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri makanan dan minuman dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wisatawan Malaysia jelajahi pesona Sumbar lewat famtrip
Baca juga: Jumlah wisatawan China ke Indonesia naik 9 persen
Suka(4377)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG
Artikel Terkait
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- Mendag sebut transaksi TEI 2025 tembus Rp286 triliun
- Hari pangan dunia untuk Asta Cita
- Pemkot Kediri periksa SPPG untuk penerbitan SLHS
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Paus kirimkan antibiotik ke Gaza seiring masuknya bantuan
- FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI
- Ini yang terjadi jika makan cokelat sebelum tidur
- UI gelar sarasehan nasional bahas lingkungan dan kesehatan
- Membaca arah masa depan Koperasi Desa Merah Putih
Resep Populer
Rekomendasi

Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut

Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah

Gastrodiplomasi lewat cilok dan seblak

Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal

Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan

Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal

FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI

BGN ungkap MBG berhasil dorong lahirnya industri dalam negeri