Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:01:50【Kabar Kuliner】314 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(3)
Artikel Terkait
- SPPG Meruya Selatan akui adanya uji organoleptik menu pradistribusi
- Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal
- Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu
- Refleksi Hari Pangan Sedunia, "Berilah kami makanan secukupnya"
- Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
- Hari Pangan Sedunia, masih ada 673 juta orang tidur kelaparan
- BPKH: Pelaku usaha RI berpeluang garap 30 persen ekosistem haji
- Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah
- Khawatir ada sabotase, MPSI minta aparat telusuri jaringan dapur MBG
- Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu
Resep Populer
Rekomendasi

Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza

Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, BRIN ingatkan polusi langit

Pemkot Kediri evaluasi perbedaan data penerima MBG

Ini dampak buruk konsumsi gluten dan dairy bagi penderita alergi

DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir

Peningkatan skala bantuan kemanusiaan PBB di Gaza alami kemunduran

Mendag beri UKM Pangan Award, dorong daya saing pangan lokal

Bangladesh, WFP berkomitmen tingkatkan pendanaan pengungsi Rohingya