Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-24 00:54:27【Sehat】444 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(69)
Artikel Terkait
- Stafsus: MBG
- Puncak musim hujan tiba, ini dampak cuaca yang perlu diwaspadai
- Puncak musim hujan tiba, ini dampak cuaca yang perlu diwaspadai
- Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
- Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke
- Gibran serahkan laptop, PC, Starlink untuk empat sekolah di Manokwari
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke
Resep Populer
Rekomendasi

Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke

Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan

Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis

Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya

Dari Jakarta ke Belem, langkah panjang Indonesia tuk aksi nyata COP30