Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:10:38【Resep】790 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(43)
Artikel Terkait
- Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup
- 5 jenis makanan yang bisa mengandung zat akrilamida berbahaya
- Pemkab Kediri berikan SLHS ke SPPG
- Grab tanggapi rencana pemerintah terbitkan perpres kesejahteraan ojol
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- Pelatihan penjamah makanan SPPG digelar serenngak di Sulteng
- BBPOM Makassar gagalkan peredaran ribuan kosmetik TIE di Sidrap
- BGN: Makan Bergizi Gratis capai 38,5 juta penerima jelang akhir 2025
- SPPG Polresta Pati kenalkan kuliner khas daerah lewat Program MBG
- BGN tegaskan menu MBG ngak boleh gunakan bahan pabrikan
Resep Populer
Rekomendasi

DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir

Anggota Komisi XIII DPR RI dorong penguatan pengawasan industri AMDK

Baru keluar bui dua bulan, dua pencuri sepeda motor kembali ditangkap

Wakapolda Sumut: Dapur SPPG Polres Tapanuli Utara layani 1.762 siswa

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

KAI pastikan pengembalian tiket 100 persen imbas banjir di Semarang

Ini 11 penyakit yang dinyangakan ngak lolos syarat kesehatan jamaah haji

Ngak perlu biaya mahal, Ini cara bikin "black garlic" sendiri di rumah