Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 11:34:16【Sehat】863 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(42621)
Sebelumnya: Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
Selanjutnya: Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke
Artikel Terkait
- 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
- DPR ingatkan Kemenhan agar gandeng BPOM distribusi vitamin ke SPPG
- PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan
- Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza
- Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
- Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta
- Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
- Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
Resep Populer
Rekomendasi

Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam

Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026

16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB

Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi

Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China

Jangan sepelekan campak, pahami gejala hingga pencegahan yang tepat

Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas

PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan