Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 08:25:17【Resep】130 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(731)
Artikel Terkait
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- PBB: Peningkatan bantuan kemanusiaan di Gaza berjalan baik
- Pemprov Lampung pantau berkala penerapan SOP dapur SPPG MBG
- Larangan perdagangan daging anjing, Legislator: Gubernur tepati janji
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- Trump sebut bantuan kemanusiaan mulai mengalir ke Gaza
- Sejarah Jakarta perlu masuk kurikulum di sekolah
- BJB tegaskan dukungannya pada MBG lewat pembiayaan SPPG
- SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar
- BPOM lakukan evaluasi cegah komoditas terpapar radioaktif dikonsumsi
Resep Populer
Rekomendasi

Ekonomi TW

Pemkot Madiun minta setiap SPPG miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Kapal bantuan Turki berlayar ke Gaza, bawa 900 ton makanan dan obat

Kemendikdasmen raih penghargaan Mitra KCKR Terbaik 2024

BPS: Konsumsi rumah tangga kuartal III melambat karena siklus musiman

PBB: Dana kemanusiaan global 2025 baru terpenuhi 21 persen

Jangan abaikan, tubuh beri sejumlah sinyal ketika kekurangan zat besi

Pemkot Malang gencarkan IKL untuk pengolahan bahan MBG tetap aman