Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 09:59:29【Resep】130 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(497)
Sebelumnya: 2.031 anak terima manfaat MBG Polres Solok Selatan
Selanjutnya: 16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB
Artikel Terkait
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- 82 Dapur MBG ditargetkan beroperasi di Padang akhir 2025
- Halalicious Food Festival sajikan aneka produk halal dan ajang edukasi
- Jangan dihindari! Ini 5 makanan pahit yang baik untuk kesehatan tubuh
- Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG
- Pemkab dan Rotary sinergi tekan angka stunting lewat pangan lokal
- Kemenkes: Siklus penularan cacingan mudah diputus dengan kebersihan
- Pesawat Smart Air tergelincir di Papua Pegunungan
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
- PBB sebut ratusan truk siap bawa bantuan besar
Resep Populer
Rekomendasi

Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan

SPPG Kepri hentikan dua dapur MBG setelah hasil lab positif bakteri

UNRWA: Stok pangan cukup penuhi kebutuhan warga Gaza hingga tiga bulan

China catat pertumbuhan konsumsi yang stabil di liburan Hari Nasional

Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304

Bank Aladin Syariah siap biayai pelaku usaha halal Rp19 miliar

Pemkab dan Rotary sinergi tekan angka stunting lewat pangan lokal

Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak