Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 08:21:45【Tempat Makan】186 orang sudah membaca
PerkenalanWali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyerahkan SLHS kepada perwakilan SPPG yang telah lolos prose

...Makanan sehat bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kebersihan dan cara penyajian
Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendorong percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut guna menjamin standar keamanan pangan dalam program MBG.
“Pemkot Kupang akan terus mendukung percepatan penerbitan SLHS bagi seluruh SPPG serta memastikan ngak ada pungutan biaya selama proses pendampingan dan bimbingan teknis dari Dinas Kesehatan,” kata Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo di Kupang, Selasa.
Ia mengangakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar kegiatan pemberian makanan, melainkan gerakan kemanusiaan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sejak dini di Kota Kupang.
“Program MBG bukan hanya soal memberi makan, tapi membangun masa depan generasi penerus bangsa mulai dari ibu hamil, balita, hingga anak sekolah,” katanya.
Christian menekankan pentingnya penerapan aspek kebersihan dan keamanan pangan pada setiap tahapan pengolahan makanan di SPPG.
Baca juga: SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis
Para pengelola dapur MBG, lanjut dia, harus memperhatikan hal-hal detail, seperti kebersihan alat masak, penggunaan sarung tangan, penutup kepala, hingga higienitas penyajian.
“Makanan sehat bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kebersihan dan cara penyajian. Hal-hal kecil seperti bekas sabun di alat masak bisa merusak kualitas makanan,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati, menjelaskan penyerahan SLHS bertujuan meningkatkan status gizi dan kualitas kesehatan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sekaligus menjamin keamanan pangan melalui penerapan standar higiene sanitasi.
“Dari 16 SPPG yang telah mengikuti proses pemeriksaan, tiga di antaranya dinyangakan lolos dan menerima sertifikat hari ini, sedangkan 12 lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium,” katanya.
Ia menambahkan pemeriksaan bakteriologis dilakukan di Laboratorium Kesehatan Kota Kupang, sedangkan pemeriksaan kimia masih bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT.
Baca juga: 560 SPPG sudah kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Suka(31)
Artikel Terkait
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke
- Kalteng pastikan dukungan penuh keberlangsungan program Sekolah Rakyat
- Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
- Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China
- SPPG Polda Maluku kawal mutu dan ketepatan distribusi MBG ke sekolah
- Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- KLH ungkap kondisi Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar

526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman

Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan

Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin

Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis

Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan

Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global

Celios dorong penguatan industri besi hingga mamin jaga ekspor RI