Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:11:08【Tempat Makan】582 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(49854)
Artikel Terkait
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
- Sukseskan MBG, TNI AD pelajari manajemen makanan militer Singapura
- Dietisien rekomendasikan konsumsi jus buah cukup satu gelas per hari
- Perjuangan layanan MBG di Pulau Belakangpadang Batam
- Kenapa lobster air tawar mudah mati? Ini penyebab dan pencegahannya
- Pengobatan inovatif pasien kanker makin beragam
- BPOM lakukan evaluasi cegah komoditas terpapar radioaktif dikonsumsi
- Jangan abaikan, tubuh beri sejumlah sinyal ketika kekurangan zat besi
- SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis
- PBB: Dana kemanusiaan global 2025 baru terpenuhi 21 persen
Resep Populer
Rekomendasi

KSP bantu pengembangan UKS SMA Negeri 1 Tanjungpandan

Pemerintah siapkan rapid test dan chef profesional kawal kualitas MBG

Kemendikdasmen raih penghargaan Mitra KCKR Terbaik 2024

BJB tegaskan dukungannya pada MBG lewat pembiayaan SPPG

Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta

PBB alokasikan dana tambahan untuk dukung operasi kemanusiaan di Gaza

Pemkot Malang gencarkan IKL untuk pengolahan bahan MBG tetap aman

PBB alokasikan dana tambahan untuk dukung operasi kemanusiaan di Gaza