Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:11:15【Resep Pembaca】007 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(142)
Sebelumnya: Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia
Selanjutnya: Kiat menghindari penyakit semasa banjir
Artikel Terkait
- 526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
- Pemkot Kediri periksa SPPG untuk penerbitan SLHS
- Hari Pangan Sedunia: Ini tema dan acara Forum Pangan Dunia tahun 2025
- Temuan baru ketahanan ragi dukung rencana penjelajahan Mars
- Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang
- Pemprov Lampung efektifkan program nasional sejahterakan masyarakat
- Ahli ingatkan kadar lemak visceral tinggi bisa sebabkan sakit jantung
- Penulis "I Want to Die But I Want to Eat Tteokbokki" meninggal dunia
- Kenapa lobster air tawar mudah mati? Ini penyebab dan pencegahannya
- Ini yang terjadi jika makan cokelat sebelum tidur
Resep Populer
Rekomendasi

IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik

Ahli ingatkan kadar lemak visceral tinggi bisa sebabkan sakit jantung

Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah

Survei Indostrategi setahun Prabowo ungkap PKG dapat skor tertinggi

Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG

BPKH: Pelaku usaha RI berpeluang garap 30 persen ekosistem haji

Wakil Presiden MYS paparkan komitmen perusahaan terkait energi bersih

Pemkot Makassar