Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-28 13:26:00【Resep Pembaca】449 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(336)
Sebelumnya: Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
Selanjutnya: Warga Taiwan Berbondong
Artikel Terkait
- Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke
- Cari pengganti susu sapi? susu kambing bisa jadi pilihan sehat
- BLACKPINK puji antusiasme penggemar Indonesia
- Ketua PWI Pusat ingatkan wartawan terapkan kode etik dalam pemberitaan
- Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi
- Perempuan salah satu pilar keberhasilan Program MBG
- Melania Trump bagikan dekorasi Gedung Putih untuk Halloween 2025
- Mbappe raih sepatu emas, Perez singgung legenda Real Madrid
- Dari Jakarta ke Belem, langkah panjang Indonesia tuk aksi nyata COP30
- Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan
Resep Populer
Rekomendasi

SD Negeri OO3 Penajam ajarkan kemandirian lewat program MBG

Jumlah SPPG di Banten baru 45 persen dari target 1.200 unit

Manfaat Azelaic Acid untuk wajah, bikin kulit cerah & anti flek hitam

Musim pancaroba pengaruhi turunnya daya tahan tubuh

Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan

Ratusan siswa SMK Kandeman Batang keracunan makan program MBG

Persib bungkam Bali United 1

New York Umumkan Keadaan Darurat Jelang Penangguhan Bantuan Pangan