Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 09:57:59【Kabar Kuliner】143 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(972)
Sebelumnya: KKP ungkap upaya atasi Cs
Selanjutnya: Unsri lakukan diseminasi teknologi pengemasan produk olahan ikan
Artikel Terkait
- Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel
- SPPG yang lalai terhadap kualitas makanan harus dibenahi
- 82 Dapur MBG ditargetkan beroperasi di Padang akhir 2025
- BPKH targetkan dana kelolaan haji capai Rp188,9 triliun pada 2025
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- Mendagri ingatkan pemda efisiensikan belanja birokrasi
- Enam warisan budaya Jepara lolos sidang WBTb Indonesia 2025
- Netanyahu: Pasukan Israel akan tetap berada di Gaza
- BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
- Perputaran ekonomi dari Makan Bergizi Gratis
Resep Populer
Rekomendasi

CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka

BGN: Pegawai SPPG yang korupsi akan diproses hukum hingga pemecatan

Muzani minta PIRA Gerindra sukseskan program MBG Presiden Prabowo

Anggota DPR: Program MBG jadi momen RI menuju lebih sehat & sejahtera

Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG

Kadin Jatim tingkatkan profesionalisme tenaga SPPG dengan pelatihan

Netanyahu: Pasukan Israel akan tetap berada di Gaza

Dua tahun perang Gaza dalam statistik