Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 11:53:37【Tempat Makan】014 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(25963)
Artikel Terkait
- Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
- SPPG Meruya Selatan akui adanya uji organoleptik menu pradistribusi
- Misi dagang sektor rempah bukukan transaksi Rp239,4 miliar di Belanda
- Tips aman dan nyaman menonton konser
- Tokopedia dan TikTok Shop komitmen dorong pertumbuhan ekonomi digital
- CORE: Jelang Natal, pasokan
- APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu
- CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka
- SPPG diingatkan olah limbah MBG dengan baik, jangan cemari lingkungan
- Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG
Resep Populer
Rekomendasi

KKP ungkap upaya atasi Cs

Kenapa lobster air tawar mudah mati? Ini penyebab dan pencegahannya

BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar

Kiat menghindari penyakit semasa banjir

Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor

Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana

Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan

Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak