Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:05:02【Sehat】089 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(336)
Artikel Terkait
- Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
- Daftar makanan tinggi protein untuk bulking dan pembentukan Otot
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- Tinjau magang dengan Seskab, Menaker: Sarana link and match industri
- KKP ungkap upaya atasi Cs
- Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut
- Polri gelar tanam jagung kuartal IV guna dukung swasembada pangan
- KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat
- Ini kronologi lengkap temuan
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

Kenapa lobster air tawar mudah mati? Ini penyebab dan pencegahannya

Daftar makanan tinggi protein untuk bulking dan pembentukan Otot

KKP ungkap upaya atasi Cs

Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung

BGN hentikan operasional SPPG Kota Soe 1 NTT imbas keracunan MBG

KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT

11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan

BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob