Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:12:56【Sehat】934 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(2)
Sebelumnya: Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl
Selanjutnya: CORE: Jelang Natal, pasokan
Artikel Terkait
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Jaksel beri bantuan dan penanganan terdampak kebakaran Pengadegan
- IDAI serukan pemetaan dampak perubahan lingkungan bagi kesehatan anak
- Nol kasus, IFSR: Solo catat prestasi terbaik Program MBG di Jateng
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
- Bea Cukai perketat pengawasan cegah masuknya durian ilegal Malaysia
- SPPG HST Kalsel terapkan lima langkah cegah keracunan MBG
- Pemerintah tegaskan AS ngak larang impor udang dan cengkeh asal RI
- 5 makanan sehat ala Jepang, benarkah jadi resep umur panjang?
- Kondisi cuaca di Jakarta masih normal
Resep Populer
Rekomendasi

Kondisi Pelabuhan Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs

Dinkes: Korban keracunan MBG di Tulungagung terus bertambah

Wagub: Sudah terbangun 2.600 SPPG di Jabar, capai 55 persen target

PTSI fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha kecil

BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob

Larangan perdagangan daging anjing, Legislator: Gubernur tepati janji

Korban meninggal akibat hujan lebat di Meksiko bertambah jadi 44 orang

Mendag: TEI 2025 catat 8.045 pembeli dari 130 negara