Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
BI Jatim: Penguatan investasi manufaktur kunci pertumbuhan ekonomi
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-01 07:07:34【Resep】134 orang sudah membaca
PerkenalanBank Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa

Surabaya (ANTARA) - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur Ibrahim menyangakan penguatan investasi yang kondusif di sektor manufaktur daerah menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
"Penguatan ekosistem investasi yang kondusif bagi sektor manufaktur sejalan dengan Asta Cita Pemerintah terutama dalam mencipngakan lapangan kerja dan mengembangkan industri berkelanjutan," katanya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa di Surabaya, Rabu.
Ibrahim menuturkan wilayah Jawa memegang peranan sentral dalam struktur ekonomi nasional dan penguatan investasi di daerah menjadi kunci dalam mendorong keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Meski demikian, upaya akselerasi investasi ke depan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan terutama dari aspek infrastruktur, regulasi, dan pembiayaan.
Baca juga: Ekonomi TW-III tumbuh 5,04 persen didorong konsumsi rumah tangga
Menurut dia, terdapat tiga area key strategiesuntuk memitigasi hal tersebut yakni melalui optimalisasi konektivitas dan link and matchketenagakerjaan antara dunia kerja dan vokasi, mendukung insentif khusus dan perbaikan sistem perizinan, serta memperluas akses pembiayaan dan sinergi promosi investasi terintegrasi se-Jawa.
Asisten Deputi Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat transportasi, dan Aneka Kemenko Perekonomian Atong Soekirman memastikan pemerintah senantiasa mencipngakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, pemberian insentif fiskal, serta penguatan peran Kawasan Ekonomi.
la pun menekankan pentingnya integrasi antara kebijakan industri dan ketenagakerjaan agar pertumbuhan investasi dapat sekaligus mencipngakan lapangan kerja berkualitas dan merata di seluruh wilayah Jawa.
Baca juga: Pertumbuhan ekonomi Jateng di triwulan III 2025 capai 5,37 persen
Sementara itu, Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam dan Industri Manufaktur Kementerian Investasi dan Hilirisasi Ratih Purbasari Kania mencatat realisasi investasi wilayah Jawa hingga kuartal III 2025 mencapai Rp692,5 triliun dari atau 48 persen dari nasional.
Capaian tersebut menegaskan bahwa Jawa masih menjadi magnet utama investasi di Indonesia terutama pada sektor manufaktur pengolahan logam, makanan-minuman, serta kimia dasar.
Suka(13344)
Artikel Terkait
- Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan
- Kemendag catat nilai transaksi UMKM BISA Ekspor capai Rp1,8 triliun
- Menko PM terima pesan untuk Presiden Prabowo dari siswi SDN Aek Tolang
- BPKN siap panggil Aqua terkait dugaan sumber air dari sumur bor
- Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza
- HIPKA: Ekspor nonmigas tumbuh 8,96 persen tunjukkan minat global naik
- Gaya hidup sehat dan latihan beban bantu cegah osteoporosis
- 70 persen serangan beruang di Jepang terjadi di area hunian manusia
- Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara
- Rahasia singkong: makanan sederhana dengan segudang manfaat
Resep Populer
Rekomendasi

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

Danantara terbuka untuk investasi dari pengusaha dan investor Brazil

PBB: Bantuan Gaza terhambat karena penutupan perbatasan

Kemenkes edukasi warga Manokwari soal sistem rujukan kesehatan

Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel

Dinkes: Waspada ISPA, kembali pakai masker dan jaga jarak

Cegah penambahan populasi, KPKP Jakut targetkan sterilisasi 250 kucing

Mendukbangga nilai program MBG untuk 3B di Kepri sudah tepat sasaran