Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 09:56:11【Kabar Kuliner】528 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(6)
Artikel Terkait
- Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
- Prabowo: 36,7 juta penerima manfaat MBG dengan porsi capai 1,4 miliar
- Kemlu upayakan WNI kabur dari sentra online scam Kamboja dipulangkan
- 131 dapur MBG di Kepri layani 388 ribu penerima manfaat
- BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
- Rekomendasi perawatan kesuburan melalui teknologi medis & terapi
- UEA kirim 7.200 ton bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza
- BPOM: Keamanan pangan yang baik mampu dukung pertumbuhan ekonomi
- CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya
- Rekomendasi perawatan kesuburan melalui teknologi medis & terapi
Resep Populer
Rekomendasi

Laba bersih PalmCo tumbuh 84 persen jadi Rp3,48 T di kuartal III

Polres Lombok Timur usut penyebab keracunan pelajar setelah santap MBG

Tujuh sayuran beku rekomendasi dietisien untuk jaga kadar kolesterol

Anggota DPR dukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat

JEF 2025 dinilai jadi ruang pelaku ekraf dorong ekonomi Jakarta

UNRWA: 300.000 siswa di Jalur Gaza akan kembali bersekolah

BGN sebut Perpres Tata Kelola MBG sudah rampung, tinggal dibagikan