Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 08:30:27【Tempat Makan】392 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(124)
Sebelumnya: PBB sebut bantuan ke Gaza masih terus dihalangi
Selanjutnya: Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
Artikel Terkait
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Halalicious Food Festival sajikan aneka produk halal dan ajang edukasi
- Empat ekor beruang muncul di perkebunan warga di Agam
- BPKH targetkan dana kelolaan haji capai Rp188,9 triliun pada 2025
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
- Mau kurangi konsumsi nasi? Coba 7 sumber karbohidrat sehat ini
- CISDI: Cukai minuman berpemanis berpotensi tekan kasus baru diabetes
- Forum CSR DKI soroti pentingnya dana CSR dalam keberlanjutan usaha
- Polri gelar tanam jagung kuartal IV guna dukung swasembada pangan
- Kenali gejala
Resep Populer
Rekomendasi

BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob

Jelang akhir tahun, simak 8 ide liburan yang ngak biasa dan seru

UNRWA: Stok pangan cukup penuhi kebutuhan warga Gaza hingga tiga bulan

Limbah MBG disulap jadi ekonomi hijau di Lumajang

BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan

Halalicious Food Festival sajikan aneka produk halal dan ajang edukasi

Anggota DPR RI

Wamen PPPA harap hasil kebun di Gorontalo bisa dukung program MBG