Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 11:57:45【Sehat】468 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(718)
Sebelumnya: Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
Selanjutnya: BPOM ajak Universitas Tsinghua berkolaborasi kembangkan ATMP
Artikel Terkait
- Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup
- Sukseskan MBG, Kementerian PANRB perkuat kelembagaan BGN
- Wakapolri soroti pentingnya inovasi menu selera anak di SPPG Polri
- Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
- Kemen PKP sebut pelaku UMKM salon hingga bengkel bisa manfaatkan KPP
- Perpusnas dukung MBG, siapkan bacaan "bergizi" dukung peningkatan literasi
- 8 ragam kuliner khas Halloween dari berbagai negara dan tradisinya
- Mbappe raih sepatu emas, Perez singgung legenda Real Madrid
- Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2
- Dokter nyangakan definisi label "sehat" pada kemasan ngak jelas
Resep Populer
Rekomendasi

Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam

Persib bungkam Bali United 1

TNI AD siapkan ribuan hektare lahan perkuat pasokan bahan pangan MBG

Pameran tunggal Nyoman Bratayasa, hadirkan patung berusia dua abad

Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG

FAO beri penghargaan pada Sistem Warisan Pertanian Global

Enam mobil damkar padamkan api di Perintis Kemerdekaan Cianjur

Puluhan calon relawan SPPG di OKU jalani tes kesehatan