Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-16 11:17:14【Kabar Kuliner】897 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(29)
Artikel Terkait
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global
- Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung
- SPPG Regional Kota Bengkulu: 68.950 siswa rasakan manfaat MBG
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- KSP bantu pengembangan UKS SMA Negeri 1 Tanjungpandan
- 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
- Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- UI gelar sarasehan nasional bahas lingkungan dan kesehatan
Resep Populer
Rekomendasi

Menkopolhukam serahkan tali asih ke tokoh masyarakat di Jayapura

Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026

CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya

5 makanan sehat ala Jepang, benarkah jadi resep umur panjang?

Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

BGN hentikan operasional SPPG Kota Soe 1 NTT imbas keracunan MBG

BPOM respon sirop obat dari India diduga ber