Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:56:38【Sehat】933 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(972)
Artikel Terkait
- Program MBG di NTB serap 17.434 tenaga kerja, hidupi keluarga lokal
- Jenama perawatan kulit Bali berkomitmen kurangi limbah plastik
- Unhas budidaya jamur tiram di Kampung Rimba
- BGN: 10 bulan berjalan, MBG telah serap ratusan ribu tenaga kerja
- Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
- Kriminal kemarin, tersangka korupsi ekspor lalu sabu lewat ayam kecap
- Unilever janji tuntaskan buyback Rp2 T dan bagikan dividen 100 persen
- Dinkes ungkap 7,2 persen anak di Sulbar alami risiko hipertensi
- Laba bersih PalmCo tumbuh 84 persen jadi Rp3,48 T di kuartal III
- 8.000 korban erupsi Lewotobi NTT masih ditanggung pemerintah pusat
Resep Populer
Rekomendasi

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

Bantuan ke Gaza jauh di bawah kesepakatan gencatan senjata

Istana suguhkan Soto Banjar hingga mangut gindara untuk Presiden Afsel

BGN: 10 bulan berjalan, MBG telah serap ratusan ribu tenaga kerja

Ini kronologi lengkap temuan

BPOM beri izin edar insulin aspart perluas akses pengobatan inovatif

Unhas budidaya jamur tiram di Kampung Rimba

Dinkes Serang latih seribu relawan SPPG guna jamin keamanan pangan MBG