Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:00:07【Resep Pembaca】772 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(76736)
Artikel Terkait
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
- BGN sebut MBG jadi upaya pemerintah keluar dari middle
- BRIN temukan penggunaan "test kit" kurang sesuai dalam kegiatan MBG
- Istana suguhkan Soto Banjar hingga mangut gindara untuk Presiden Afsel
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- Dari lokal ke global, UMKM Indonesia BISA Ekspor (bagian 2)
- Warga relokasi Cikande berharap dekontaminasi cepat selesai agar bisa pulang
- Rahasia singkong: makanan sederhana dengan segudang manfaat
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Kemensos bidik peluang penyandang disabilitas jadi koki SPPG
Resep Populer
Rekomendasi

526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman

Mendukbangga nilai program MBG untuk 3B di Kepri sudah tepat sasaran

Kementerian UMKM sebut realisasi KUR sektor produksi capai 70 persen

SPPG Polda Kalteng salurkan MBG pertama bagi 1.000 penerima manfaat

Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan

Menhan pastikan pembangunan Yonif Teritorial TP 821 berjalan baik

Hukum kemarin, KA Harina tabrak truk hingga vonis eks Kapolres Ngada

Ade Rai ingatkan masyarakat agar peduli kesehatan sebelum sakit