Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:04:47【Tempat Makan】952 orang sudah membaca
PerkenalanProses pemorsian MBG di dapur SPPG Angsau Dua milik Polres Tanah Laut, Kamis (6/11/2025). ANTARA/Fir

Pelaihari (ANTARA) - Satu unit mobil bak terbuka, Rabu (5/11) pagi membawa bahan pangan tiba di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsau Dua yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, untuk mendukung program Makan Bergiizi Gratis atau MBG.
Barang yang diangkut untuk program MBG itu berupa buah apel 100 kilogram, wortel 20 kilogram, kentang 50 kilogram, selada 9,5 kilogram, tempe 58 kilogram dan ayam potong 47 kilogram.
Semua barang langsung dimasukkan ke ruang penyimpanan, sebelum diproses untuk dimasak bagi produksi program MBG.
Bahan baku pangan untuk MBG ini, semuanya berasal dari petani lokal di Kabupaten Tanah Laut yang telah bekerja sama dengan SPPG Angsau Dua di Jalan Ahmad Yani Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.
Kepala SPPG Angsau Dua Muhammad Alif Lazuardi mengaku memberdayakan petani lokal dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memang menjadi komitmen pihaknya, sebagaimana arahan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Sialagan.
"Jadi semua bahan pangan, termasuk beras, dipasok dari Kabupaten Tanah Laut, harapannya keberadaan SPPG berdampak terhadap ekonomi masyarakat lokal," kata Alif.
Kabupaten Tanah Laut memang dikenal sebagai sentral pertanian hortikultura, seperti buah-buahan dan sayuran.
Daerah ini juga menjadi kabupaten andalan atau role modelatas berbagai pencapaian dalam hal produksi padi.
Tahun ini peningkatan surplus beras sebesar 27.628 ton, dengan produksi beras 63.435 ton, sementara jumlah penduduk 365.000 jiwa, dengan konsumsi berasnya sebanyak 35.807 ton.
Memiliki luas wilayah mencapai 363 ribu hektare, dengan 264 ribu hektare, di antaranya pertanian dan perkebunan dan 27 ribu hektare adalah luasan lahan baku sawah (LBS). Daerah ini subur, dengan budi daya pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Ada lima kelompok tani dan 10 UMKM yang digandeng untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan SPPG itu setiap harinya yang harus menyediakan 3.186 porsi MBG.

Suka(165)
Artikel Terkait
- BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III
- Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen
- Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- KLH ungkap kondisi Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen
- Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
- Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta
Resep Populer
Rekomendasi

Klasemen Grup H: peluang Indonesia U

Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup

Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas

Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan

Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi

56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan

11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan

Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen