Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 18:47:35【Sehat】840 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(43)
Artikel Terkait
- KKP ungkap upaya atasi Cs
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- Kiat merawat kompor di rumah agar awet
- Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen
- BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
- 56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan
- Kronologi dan rangkuman fakta ledakan di SMA 72 Jakarta
- Jangan sepelekan campak, pahami gejala hingga pencegahan yang tepat
- Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
- 16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB
Resep Populer
Rekomendasi

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

HMI: MBG bisa hadirkan generasi sehat dan berdaulat

Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah

Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl

Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat

Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta

SPPG Mabes Polri di Rejang Lebong Bengkulu jamin keamanan pangan MBG

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat