Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-01-17 20:54:35【Sehat】840 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(48)
Sebelumnya: KKP ungkap upaya atasi Cs
Selanjutnya: Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
Artikel Terkait
- Kronologi dan rangkuman fakta ledakan di SMA 72 Jakarta
- Mentan programkan hilirisasi kelapa, ngak ada lagi ekspor gelondongan
- Berkah Makan Bergizi Gratis
- Resep nasi goreng buah naga yang tinggi nutrisi
- Program MBG di NTB serap 17.434 tenaga kerja, hidupi keluarga lokal
- Pimpinan MPR dukung penanganan krisis iklim jadi prioritas nasional
- PBB siapkan rencana bantuan besar untuk Gaza usai gencatan senjata
- DPR minta BPOM tindak tegas soal penipuan "bakery" bebas gluten
- Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut
- Riset: Kril Antartika enggan konsumsi makanan bermikroplastik
Resep Populer
Rekomendasi

Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut

Menteri P2MI lepas 600 pekerja ke Jepang, Korsel, Hong Kong, Taiwan

Rayakan 80 tahun perangi kelaparan, FAO gelar pameran global di Roma

Perputaran ekonomi dari Makan Bergizi Gratis

Kondisi Pelabuhan Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs

50 korban kebakaran rumah di Tambora Jakbar mengungsi

Wamendukbangga tekankan pentingnya perketat SOP di dapur SPPG

Empat ekor beruang muncul di perkebunan warga di Agam