Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:07:30【Sehat】843 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(5)
Artikel Terkait
- Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
- Wapres Gibran semangati siswa Ternate jadi generasi tangguh
- Ahli gizi dorong masyarakat kembali ke pola makan tradisional Asia
- Dinkes DKI catat 1,9 juta kasus ISPA hingga Oktober 2025
- Stafsus: MBG
- Kemenperin fasilitasi 19 IKM binaan di TEI 2025, perluas akses pasar
- Bank bjb perkuat peran dalam akselerasi investasi di Jawa Barat
- SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pidie siap layani program MBG
- Celios dorong penguatan industri besi hingga mamin jaga ekspor RI
- Diabetes jadi penyebab perlemakan hati pemicu kanker hati
Resep Populer
Rekomendasi

Kondisi Pelabuhan Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs

Bangladesh, WFP berkomitmen tingkatkan pendanaan pengungsi Rohingya

Pemkot Kediri periksa SPPG untuk penerbitan SLHS

Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, BRIN ingatkan polusi langit

SPPG Tanbu perketat pengawasan kualitas MBG sebelum didistribusikan

BPKH: Pelaku usaha RI berpeluang garap 30 persen ekosistem haji

Kunjungi industri farmasi, WHO dorong kolaborasi penguatan fitofarmaka

3 sumber protein nabati dan manfaatnya bagi tubuh manusia