Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
SPPG Polresta Pati minta maaf atas kendala distribusi MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-19 05:14:39【Kabar Kuliner】436 orang sudah membaca
PerkenalanKepala SPPG Polresta Pati Danang Candra Bayuaji saat mendampingi relawan yang mengemasi menu makan k

...Sebagai bentuk tanggung jawab, kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta perbaikan prosedur operasional
Pati (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Pati menyampaikan permintaan maaf terkait adanya kendala dalam proses distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa SMP Negeri 1 Pati pada 3 November 2025.
"Kami bertanggung jawab penuh atas kendala tersebut. Keterlambatan tersebut terjadi akibat kesalahan internal dari pihak dapur kami, dan bukan disebabkan oleh pihak sekolah maupun pihak lain," kata Kepala SPPG Polresta Pati Danang Candra Bayuaji dalam surat resmi permintaan maaf di Pati, Selasa.
Melalui surat resmi bernomor 01/XII/SPP/2025, SPPG menyangakan penyesalan atas kendala layanan yang terjadi. Dari total 919 porsi yang semestinya diterima, hanya 318 porsi yang terdistribusi sesuai jadwal. Hal tersebut berdampak pada terganggunya pemenuhan gizi siswa yang dijadwalkan memperoleh paket makanan pada hari tersebut.
Menurut Danang, pihaknya memahami gangguan yang dirasakan oleh pihak sekolah dan orang tua siswa.
Baca juga: Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG
"Kami sangat menyesal dengan adanya kejadian tersebut, kami menyadari bahwa hal ini telah menimbulkan kengaknyamanan serta merugikan pihak sekolah dan wali murid," ungkapnya.
Ia menambahkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi anak sekolah merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, langkah evaluasi segera diterapkan.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta perbaikan prosedur operasional," ujarnya.
Danang juga menegaskan peningkatan sistem pengawasan dalam proses dapur dan distribusi makanan. Termasuk pengetatan pengawasan waktu proses produksi dan pengantaran, agar kejadian serupa ngak terulang kembali.
Baca juga: Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG
SPPG Polresta Pati menyampaikan apresiasi terhadap pengertian pihak sekolah dan orang tua siswa atas insiden tersebut.
"Besar harapan kami agar hubungan baik dan kerja sama yang telah terjalin dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Baca juga: Anggota DPR: Buat peta produksi guna hindari kekosongan stok bahan MBG
Suka(574)
Artikel Terkait
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- BGN tegaskan ngak ada SPPG yang boleh memasak sebelum jam 12 malam
- Warga relokasi Cikande berharap dekontaminasi cepat selesai agar bisa pulang
- Dinkes: Waspada ISPA, kembali pakai masker dan jaga jarak
- Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
- Gastronomi Britania modern dengan sedikit sentuhan Indonesia
- 8.000 korban erupsi Lewotobi NTT masih ditanggung pemerintah pusat
- Ombudsman RI ungkap temuan pelaksanaan Program MBG di Ambon
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Minum air dan simpan sisa makanan jika alami dugaan keracunan MBG
Resep Populer
Rekomendasi

UMKM binaan Pertamina raup Rp250 juta di ajang MotoGP Mandalika

Pemkab Malang telusuri penyebab keracunan belasan pelajar Mts

Pemkab Cirebon targetkan dapur MBG miliki SLHS pada akhir Oktober 2025

Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun

Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG

BGN: Keamanan pangan jadi kunci sukses Program Makan Bergizi Gratis

Unhas budidaya jamur tiram di Kampung Rimba

Makanan olahan sebabkan 121 orang keracunan di Buryatia