Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 09:52:36【Resep Pembaca】993 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(72)
Sebelumnya: Perkuat kemitraan, ASEAN
Selanjutnya: Akademisi: Pendatang di Yogyakarta alami tiga fase adaptasi budaya
Artikel Terkait
- Laba bersih PalmCo tumbuh 84 persen jadi Rp3,48 T di kuartal III
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- Perkuat kemitraan, ASEAN
- Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
- Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global
Resep Populer
Rekomendasi

Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup

Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah

PBB sebut bantuan ke Gaza masih terus dihalangi

Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan

DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir

SPPG diingatkan olah limbah MBG dengan baik, jangan cemari lingkungan

Dari Qatar ke Cinere, Brian pilih memasak MBG demi senyum anak

Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa