Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 11:53:37【Resep Pembaca】114 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(61314)
Artikel Terkait
- BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG
- Ini kata SPPG Meruya Selatan terkait asal menu beracun pada MBG
- BPS: Konsumsi rumah tangga kuartal III melambat karena siklus musiman
- Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- SPPG Meruya Selatan akui adanya uji organoleptik menu pradistribusi
- Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
- Laba bersih PalmCo tumbuh 84 persen jadi Rp3,48 T di kuartal III
- Cukup tidur membantu anak terhindar dari influenza saat cuaca ekstrem
- SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis
Resep Populer
Rekomendasi

Laba bersih PalmCo tumbuh 84 persen jadi Rp3,48 T di kuartal III

Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan

Makanan dan minuman sehat yang bisa membantu menambah tinggi badan

Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG

KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan

PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan

BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III

Panduan mudah memelihara lobster air tawar untuk pemula