Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 09:58:22【Resep Pembaca】114 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(16)
Artikel Terkait
- Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari
- Dinkes Kota Malang: Penerbitan SLHS memperhatikan sejumlah indikator
- Ini 11 penyakit yang dinyangakan ngak lolos syarat kesehatan jamaah haji
- 36 SPPG MBG di daerah 3T Lampung segera dibangun
- Menkopolhukam serahkan tali asih ke tokoh masyarakat di Jayapura
- Dompet Dhuafa salurkan 3.840 paket bantuan pangan untuk Palestina
- BGN tegaskan menu MBG ngak boleh gunakan bahan pabrikan
- Grab tanggapi rencana pemerintah terbitkan perpres kesejahteraan ojol
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal
Resep Populer
Rekomendasi

Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing

Program MBG dongkrak kehadiran siswa berkebutuhan khusus Kota Serang

Kemenperin picu kemandirian industri lewat Pameran Industri Agro 2025

Kelompok bantuan tuding paramiliter RSF lakukan kekerasan di El Fasher

Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup

Baru keluar bui dua bulan, dua pencuri sepeda motor kembali ditangkap

Yayasan GoTo Merah Putih diluncurkan untuk sejahterakan keluarga mitra

Ini kata hakim PN Jaksel yang beratkan vonis Nikita