Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 13:25:01【Kabar Kuliner】675 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(75891)
Sebelumnya: Kiat merawat kompor di rumah agar awet
Selanjutnya: Makanan dan minuman sehat yang bisa membantu menambah tinggi badan
Artikel Terkait
- Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
- Kapolda Kalsel konsumsi MBG bersama siswa pastikan keamanan pangan
- Gaya hidup modern picu lonjakan risiko diabetes
- Dinkes Pamekasan ambil sampel makanan selidiki kasus keracunan siswa
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- Dinkes Pamekasan ambil sampel makanan selidiki kasus keracunan siswa
- Populer, menteri tiga kali ditegur Prabowo dan Museum Louvre ditutup
- Dinkes Pamekasan ambil sampel makanan selidiki kasus keracunan siswa
- Siasat bersihkan rumah terdampak banjir dari kuman penyebab penyakit
- Populer, Prabowo komitmen sempurnakan MBG hingga AI jadi mapel wajib
Resep Populer
Rekomendasi

Polri gelar tanam jagung kuartal IV guna dukung swasembada pangan

UNRWA: 300.000 siswa di Jalur Gaza akan kembali bersekolah

BRIN usulkan pelibatan keluarga untuk keberlanjutan intervensi pangan

Wagub Gorontalo pastikan ketepatan waktu distribusi makanan MBG

PBB sebut bantuan ke Gaza masih terus dihalangi

Prabowo: Dari 1,4 miliar porsi, MBG sukses 99,99 persen tanpa keracunan

Dinkes Pamekasan ambil sampel makanan selidiki kasus keracunan siswa

Anggota Komisi IX DPR: MBG "senjata perang" pemerintah bangun masa depan