Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Dari Jakarta ke Belem, langkah panjang Indonesia tuk aksi nyata COP30
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-26 08:34:47【Sehat】519 orang sudah membaca
PerkenalanPoster mengenai Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) di Bandara Belém

Belém (ANTARA) - Delapan jam di udara dari Jakarta menuju Doha, lalu 15 jam lagi menuju São Paulo, Brasil, bukanlah perjalanan yang singkat dan mudah.
Rombongan delegasi Indonesia untuk Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (COP30) menempuh perjalanan lintas benua itu dengan semangat tinggi, meski tubuh terasa letih menembus zona waktu berbeda hingga 10 jam.
Di pesawat, waktu terasa berjalan lambat. Tidur, makan, menonton film, semua dilakukan untuk mengusir rasa bosan. Sesekali penumpang bangkit dari kursi, berjalan di lorong sempit pesawat untuk meregangkan kaki, pinggang, dan leher.
"Perjalanan udara ini seperti melewati lorong waktu ke belakang. Seperti lebih muda," ujar salah satu anggota rombongan.
Setibanya di Bandara Guarulhos, São Paulo, delegasi melanjutkan perjalanan ke Belém dengan penerbangan lanjutan selama tiga setengah jam.
Setibanya di Bandara Belém, tampak suasana bandara didominasi gambar dan tulisan berwarna hijau khas COP30 yang menyambut kedatangan para delegasi dari seluruh dunia, menegaskan kota ini siap untuk menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi iklim.
Keluar dari bandara, sore itu udara terasa hangat. Langit Belém berwarna jingga. Petugas keamanan tampak berjaga di setiap sudut, sementara mobil bertanda COP30 berlalu lalang di sekitaran bandara.
Belém, Kota Gerbang Amazon ini telah bersolek menyambut ribuan tamu dari berbagai negara.
Mengenal Belem
Belém yang berpenduduk sekitar satu setengah juta jiwa, kini menjadi pusat perhatian global. Pemerintah Brasil berupaya mempersiapkan infrastruktur terbaik guna memastikan kelancaran konferensi akbar COP30.
Untuk transportasi, para delegasi disarankan menggunakan layanan daring, seperti Uber atau bus kota.
Bus-bus COP30 juga disiagakan untuk mengantar delegasi. Sementara berjalan kaki jarak jauh ngak dianjurkan, demi alasan keamanan.
Belém memiliki salah satu mal yang besar bernama Boulevard Shopping.

Berada di Jalan Avenida Visconde de Souza, yang lengaknya ngak jauh dari penyelenggaraan konferensi, bisa ditempuh dengan menyewa Uber.
Kalau di Indonesia, mal ini hampir mirip seperti salah satu mal kenamaan di kawasan Senayan, Jakarta.
Di halaman depan mal, ada banyak kendaraan Uber datang silih berganti untuk mengantar maupun menjemput penumpang.Tenant-tenant besar seperti Lego, Melissa, Crocs, Adidas, tersedia di mal tersebut.
Para pengunjung berjalan-jalan di mal untuk sekedar melihat-lihat, ada juga yang membeli barang yang ditawarkan tenant. Tenant penyedia barang elektronik, banyak dikunjungi oleh turis karena membutuhkan simcardlokal selama di Belém, terlebih selama masa penyelenggaraan COP30.
Sementara di foodcourt yang terlengak di lantai 2 mal, ramai oleh pengunjung. Merek-merek makanan-minuman kenamaan, seperti McD, KFC, BurgerKing ada di mal itu.
Tidak hanya mal besar, Belém juga memiliki swalayan bernama Lider Quintino yang berlokasi di Jalan Cremacao. Lider Quintino menyediakan barang-barang kebutuhan rumah tangga, bahan makanan, dan perkakas rumah tangga.
Kisaran harga barang yang ditawarkan ngak jauh dengan harga yang dibanderol di swalayan Tanah Air.

Boulevard Shopping dan Lider Quintino menjadi salah satu tempat strategis bagi para delegasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama konferensi berlangsung.
Belém, Brazil, bersiap menjadi tuan rumah Konferensi ke-30 Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCC COP30), dari tanggal 10 hingga 21 November 2025.
12Tampilkan SemuaSuka(1)
Sebelumnya: SPPG Regional Kota Bengkulu: 68.950 siswa rasakan manfaat MBG
Selanjutnya: Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
Artikel Terkait
- Ini kata SPPG Meruya Selatan terkait asal menu beracun pada MBG
- Pakar sarankan lima langkah sederhana jaga fokus
- Askrindo Surabaya mitigasi "over financing" dari Rp200 T di Himbara
- Dinkes Banjar: Hasil laboratorium keracunan MBG dari nasi kuning
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- 82 Dapur MBG ditargetkan beroperasi di Padang akhir 2025
- Pemkot Padang ingatkan SPPG disiplin jalankan prosedur MBG
- Kemenkes: Siklus penularan cacingan mudah diputus dengan kebersihan
- Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup
- WHO: Evakuasi medis dari Jalur Gaza harus dilanjutkan
Resep Populer
Rekomendasi

BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir

PBB Siap tingkatkan bantuan bagi warga Gaza usai gencatan senjata

BPJPH tegaskan kuliner halal representasikan budaya bangsa

Pakar sarankan lima langkah sederhana jaga fokus

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

Khofifah ajak peserta PKN II sukseskan program prioritas nasional

Pakar sarankan lima langkah sederhana jaga fokus

Empat ekor beruang muncul di perkebunan warga di Agam