Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 11:21:45【Resep Pembaca】345 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(6654)
Sebelumnya: Kiat menghindari penyakit semasa banjir
Selanjutnya: Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
Artikel Terkait
- BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
- Polda Kalteng perdana distribusikan 1000 paket MBG di Palangka Raya
- PBB: Bantuan Gaza terhambat karena penutupan perbatasan
- BGN sebut MBG jadi upaya pemerintah keluar dari middle
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- Pemkab Cirebon targetkan dapur MBG miliki SLHS pada akhir Oktober 2025
- HMI: MBG dan antikorupsi jadi mesin penggerak ekonomi setahun Prabowo
- Kemensos bidik peluang penyandang disabilitas jadi koki SPPG
- SPPG Polda Maluku kawal mutu dan ketepatan distribusi MBG ke sekolah
- Bantu ojol, Polres Jakpus dirikan Rakyat Mart dan Rakyat Auto
Resep Populer
Rekomendasi

IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik

Terumbu karang Laut Merah tunjukkan kekebalan terhadap pemutihan

Pemkab Cirebon targetkan dapur MBG miliki SLHS pada akhir Oktober 2025

Pemkab Cirebon targetkan dapur MBG miliki SLHS pada akhir Oktober 2025

Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave

Pemkab Cirebon targetkan dapur MBG miliki SLHS pada akhir Oktober 2025

Sekjen ARUN harap dapur MBG bisa jadi pusat pembelajaran gizi seimbang

Lapas Narkotika Jakarta gagalkan penyelundupan sabu lewat ayam kecap