Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 18:51:01【Resep Pembaca】221 orang sudah membaca
PerkenalanUtusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad memberi keteranga

Dari kecil saya hanya dengar kata Nusakambangan sebagai pulau lembaga pemasyarakatan, tapi ternyata sekarang fungsinya luar biasa, bahkan sekarang bukan lagi menerima telur dari Cilacap, justru Nusakambangan yang bisa kirim telur ke Cilacap
Cilacap (ANTARA) - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengapresiasi transformasi lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang kini berkembang menjadi pusat ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan.
Di sela kunjungannya bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto di Nusakambangan, Rabu, Raffi mengangakan langkah tersebut merupakan inovasi luar biasa dari Menteri Imipas yang mengubah citra Nusakambangan, dari sekadar tempat pembinaan narapidana menjadi kawasan produktif dengan berbagai kegiatan ekonomi bernilai tambah.
“Tempat ini bukan hanya untuk pembinaan warga binaan, tapi juga sudah menjadi pusat pertahanan pangan. Ada tambak belut, ada pertanian, bahkan bisa sampai ekspor. Luar biasa sekali,” kata.
Ia mengangakan warga binaan kini ngak hanya menjalani hukuman, juga mendapatkan kesempatan bekerja, memperoleh upah, serta menabung untuk bekal setelah bebas nanti.
Baca juga: Trenggono ajak Raffi Ahmad ke BINS, tarik minat anak muda ke perikanan
Dengan demikian setelah keluar dari penjara, kata dia, para mantan warga binaan sudah punya keterampilan dan semangat kerja.
“Ini bentuk pembinaan yang sesungguhnya,” katanya.
Raffi juga menyampaikan kekagumannya terhadap hasil budi daya belut dan sidat yang dikembangkan di area lembaga pemasyarakatan tersebut.
Bahkan, ia sempat mencicipi hasil panen sidat yang menurutnya memiliki rasa lezat dan berpotensi besar untuk pasar ekspor.
“Saya tadi coba belut yang besar banget, rasanya enak sekali. Ini bisa jadi produk unggulan, apalagi sidat itu di Jepang termasuk makanan berkelas tinggi,” katanya.
Sementara itu, pesohor Irfan Hakim yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya transformasi Nusakambangan yang kini menjadi kawasan produktif di berbagai sektor, mulai dari perikanan, peternakan, hingga konveksi.
Baca juga: Trenggono gandeng Raffi Ahmad perkuat industri pergaraman di Rote
“Dari kecil saya hanya dengar kata Nusakambangan sebagai pulau lembaga pemasyarakatan, tapi ternyata sekarang fungsinya luar biasa, bahkan sekarang bukan lagi menerima telur dari Cilacap, justru Nusakambangan yang bisa kirim telur ke Cilacap,” katanya.
Ia mengangakan program tersebut memberi bekal berharga bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan kesiapan mental ketika kembali ke masyarakat.
Selain menjalani hukuman, kata dia, warga binaan juga dibekali pembelajaran untuk kehidupan ke depan, sehingga sangat bermanfaat.
Irfan juga menilai potensi ekspor produk sidat dari Nusakambangan cukup menjanjikan.
“Sidatnya gede-gede, rasanya enak dan berkualitas. Ini bisa jadi komoditas unggulan ekspor, bukan cuma untuk konsumsi lokal,” katanya.
Turut dalam kunjungan tersebut diantaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, serta sejumlah pejabat lainnya.
Suka(73722)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
Artikel Terkait
- Panduan mudah memelihara lobster air tawar untuk pemula
- Kalbar matangkan isu trategis jelang Sosek Malindo di Miri Malaysia
- Bantuan ke Gaza jauh di bawah kesepakatan gencatan senjata
- PBB: Bantuan Gaza terhambat karena penutupan perbatasan
- Tokopedia dan TikTok Shop komitmen dorong pertumbuhan ekonomi digital
- Dari lokal ke global, UMKM Indonesia BISA Ekspor (bagian 2)
- SPPG Polri di Palmerah siap beroperasi
- Unilever janji tuntaskan buyback Rp2 T dan bagikan dividen 100 persen
- KKP ungkap upaya atasi Cs
- Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI
Resep Populer
Rekomendasi

Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia

Ombudsman RI ungkap temuan pelaksanaan Program MBG di Ambon

Bupati Gowa tawarkan pasokan bahan pokok Perseroda ke SPPG

BPKN siap panggil Aqua terkait dugaan sumber air dari sumur bor

Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil

Kemendag catat nilai transaksi UMKM BISA Ekspor capai Rp1,8 triliun

Cegah penyakit, pencantuman label peringatan produk tinggi GGL didesak

SPPG Polri di Palmerah siap beroperasi