Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 16:00:44【Resep】241 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(83)
Artikel Terkait
- Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- BGN hentikan operasional SPPG Kota Soe 1 NTT imbas keracunan MBG
- Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah
- Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara
- BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG
- Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
Resep Populer
Rekomendasi

China terus awasi produk bahari dari Jepang setelah keran impor dibuka

Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026

Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan

Kiat merawat kompor di rumah agar awet

BGN hentikan operasional SPPG Kota Soe 1 NTT imbas keracunan MBG

Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen