Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Ekonomi TW
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 12:48:26【Tempat Makan】863 orang sudah membaca
PerkenalanTangkapan layar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud memaparkan materi ko

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.
“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama atau sumber pertumbuhan terbesar, yaitu 2,54 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Selain itu konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.
Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.
Baca juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 capai 75,90
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Kontribusi industri pengolahan terhadap total PDB mencapai 19,15 persen. Selain itu, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan, yang jika ditotal bersama industri pengolahan menyumbang 65,02 persen dari PDB.
12Tampilkan SemuaSuka(434)
Artikel Terkait
- Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT
- Gratis PPN rumah, bisnis properti diperkirakan semakin baik
- Mematri gerakan energi lestari dari sekolah berdikari
- KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
Resep Populer
Rekomendasi

Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM

368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

SPPG Regional Kota Bengkulu: 68.950 siswa rasakan manfaat MBG

BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan

Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis