Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 12:32:09【Tempat Makan】912 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(532)
Sebelumnya: Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
Selanjutnya: Daftar makanan tinggi protein untuk bulking dan pembentukan Otot
Artikel Terkait
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat
- Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah
- Anggota DPR dukung perluasan MBG dengan pembenahan
- UMKM binaan Pertamina raup Rp250 juta di ajang MotoGP Mandalika
- SPPG diingatkan olah limbah MBG dengan baik, jangan cemari lingkungan
- Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel
- Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta
- CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya
Resep Populer
Rekomendasi

Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas

BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob

Gratis PPN rumah, bisnis properti diperkirakan semakin baik

Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut

Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke

368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG

PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan

Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global