Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 12:47:09【Tempat Makan】580 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(67226)
Artikel Terkait
- BPS: Konsumsi rumah tangga kuartal III melambat karena siklus musiman
- Kemenkes gelar program PENARI 27 Oktober 2025 secara serenngak
- Jabar targetkan perluasan pasar lewat West Java Expo 2025
- Makan Bergizi Gratis dan ujian kepercayaan publik
- SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis
- Forum Pangan Dunia 2025 dibuka di Roma, rayakan 80 tahun FAO
- Pemkab Jayapura: Program MBG harus menjangkau semua masyarakat
- Pakar IPB paparkan nutrisi susu untuk tingkatkan gizi pada Program MBG
- Siasat bersihkan rumah terdampak banjir dari kuman penyebab penyakit
- Kemenkes gelar program PENARI 27 Oktober 2025 secara serenngak
Resep Populer
Rekomendasi

Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir

SPPG Polsek Palmerah Jakbar uji coba penyajian menu MBG

Pemerintah sebut produk cengkih terpapar Cs

Wakil Kepala BGN: Program MBG ngak boleh berorientasi bisnis

Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan

BGN Pasaman Barat apresiasi SPPG yang mulai bagikan MBG

Sepekan, sterilisasi dapur MBG hingga radikalisme di game online

Guru SDN di Boalemo Gorontalo ungkap tantangan hadapi siswa dalam MBG