Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Ekonomi TW
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 16:30:20【Kabar Kuliner】078 orang sudah membaca
PerkenalanTangkapan layar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud memaparkan materi ko

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.
“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama atau sumber pertumbuhan terbesar, yaitu 2,54 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Selain itu konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.
Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.
Baca juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 capai 75,90
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Kontribusi industri pengolahan terhadap total PDB mencapai 19,15 persen. Selain itu, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan, yang jika ditotal bersama industri pengolahan menyumbang 65,02 persen dari PDB.
12Tampilkan SemuaSuka(2533)
Sebelumnya: Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana
Selanjutnya: Warga Taiwan Berbondong
Artikel Terkait
- Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor
- Kalbe ajak masyarakat kelola gula darah dengan metode 5 J
- Pelatihan penjamah makanan SPPG digelar serenngak di Sulteng
- Anggota Komisi VII DPR: Maksimalkan promosi wisata Kalbar lewat medsos
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal
- Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan
- Sepak bola harus jadi kesenangan saat usia 9–14 tahun
- Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
- Waspadai akrilamida, zat berbahaya pemicu kanker di makanan harian
Resep Populer
Rekomendasi

Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit

Kaya antioksidan, ini 8 manfaat black garlic bagi kesehatan tubuh

Tingkatkan kualitas MBG, 300 peserta ikuti Pelatihan Penjamah Makanan

NasDem gelar program kesehatan masyarakat demi cipngakan SDM sehat

BPS ungkap Oktober selalu alami inflasi bulanan, kecuali pada 2022

Dinkes Kota Malang: Penerbitan SLHS memperhatikan sejumlah indikator

36 SPPG MBG di daerah 3T Lampung segera dibangun

Khofifah optimistis integrated farming Pasuruan dongkrak produksi susu