Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 15:44:31【Tempat Makan】142 orang sudah membaca
PerkenalanKoordinator wilayah MBG Kabupaten Jayapura Ruth Widyastuti P. Wangloan. ANTARA/Agustina Estevani Jan

...Semua berjalan bertahap, yang penting kualitas makanan dan kebersihan tetap kami awasi setiap hari
Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua memperkuat pengawasan mutu dan keamanan pangan pada 13 dapur gizi yang melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar makanan yang dikonsumsi anak-anak memenuhi standar kesehatan dan gizi yang ketat.
Koordinator wilayah MBG Kabupaten Jayapura Ruth Widyastuti P. Wangloan di Sentani, Rabu, mengangakan saat ini seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang melengkapi proses sertifikasi keamanan pangan.
"Semua sedang dalam proses, ada beberapa yayasan yang sudah punya sertifikat chef dan SLHS, tapi belum lengkap semuanya," katanya.
Menurut Ruth, penerapan standar keamanan pangan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas makanan yang diterima peserta program. Program ini menjadi bagian penting dari sistem pengawasan menyeluruh terhadap dapur MBG di seluruh distrik.
"Setiap dapur gizi wajib memiliki tiga sertifikat utama yakni Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta sertifikat chef untuk para pengelola makanan," ujarnya.
Dia menjelaskan, ketiga dokumen tersebut menjadi bukti bahwa dapur telah memenuhi standar kelayakan produksi dan distribusi pangan sehat.
"Satu dapur MBG hanya boleh melayani maksimal 3.000 penerima manfaat, batasan ini ditetapkan agar kualitas pengolahan dan distribusi makanan tetap terjaga sesuai standar program nasional," katanya lagi.
Dia menambahkan, kendala utama yang dihadapi di lapangan yakni penyesuaian infrastruktur dapur sesuai petunjuk teknis MBG, beberapa SPPG masih perlu memperbaiki tata lengak ruang masak, menambahkan fasilitas penyimpanan bahan segar, serta memperbaharui sistem sanitasi agar memenuhi kriteria sertifikasi.
"Semua berjalan bertahap, yang penting kualitas makanan dan kebersihan tetap kami awasi setiap hari, pengawasan kami lakukan melalui kunjungan lapangan dan evaluasi berkala oleh tim gabungan," ujarnya lagi.
Baca juga: BGN targetkan pembangunan SPPG daerah 3T di Kabupaten Jayapura
Baca juga: BGN perketat standar dapur MBG di Teluk Wondama cegah kasus keracunan
Baca juga: Pemkab Manokwari seleksi tim satgas pengawasan MBG
Suka(76)
Artikel Terkait
- Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari
- Prabowo perketat SOP MBG, cegah insiden keracunan hingga "zero" kasus
- Pemprov Sumut turunkan tim tangani dugaan keracunan MBG di Toba
- Wamenaker sebut Magang Nasional sarana siapkan tenaga kerja terampil
- Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
- IFSR catat 411 daerah raih predikat nol insiden MBG
- IFSR catat 411 daerah raih predikat nol insiden MBG
- Refleksi Hari Pangan Sedunia, "Berilah kami makanan secukupnya"
- Korban kebakaran di Matraman masih mengungsi di tenda darurat
- Ahli kemukakan tiap individu butuhkan nutrisi yang berbeda
Resep Populer
Rekomendasi

KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan

Prabowo: Penerima MBG 35,4 juta orang, hampir 7 kali populasi Singapura

BKKBN laksanakan program PASTI percepat penurunan stunting di Kalbar

Mendag sebut transaksi TEI 2025 tembus Rp286 triliun

Khawatir ada sabotase, MPSI minta aparat telusuri jaringan dapur MBG

FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI

Kapolri resmikan 32 SPPG di Jateng dalam rangka dukung program MBG

BKKBN laksanakan program PASTI percepat penurunan stunting di Kalbar