Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:55:58【Kabar Kuliner】957 orang sudah membaca
PerkenalanWali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyerahkan SLHS kepada perwakilan SPPG yang telah lolos prose

...Makanan sehat bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kebersihan dan cara penyajian
Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendorong percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut guna menjamin standar keamanan pangan dalam program MBG.
“Pemkot Kupang akan terus mendukung percepatan penerbitan SLHS bagi seluruh SPPG serta memastikan ngak ada pungutan biaya selama proses pendampingan dan bimbingan teknis dari Dinas Kesehatan,” kata Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo di Kupang, Selasa.
Ia mengangakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar kegiatan pemberian makanan, melainkan gerakan kemanusiaan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sejak dini di Kota Kupang.
“Program MBG bukan hanya soal memberi makan, tapi membangun masa depan generasi penerus bangsa mulai dari ibu hamil, balita, hingga anak sekolah,” katanya.
Christian menekankan pentingnya penerapan aspek kebersihan dan keamanan pangan pada setiap tahapan pengolahan makanan di SPPG.
Baca juga: SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis
Para pengelola dapur MBG, lanjut dia, harus memperhatikan hal-hal detail, seperti kebersihan alat masak, penggunaan sarung tangan, penutup kepala, hingga higienitas penyajian.
“Makanan sehat bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kebersihan dan cara penyajian. Hal-hal kecil seperti bekas sabun di alat masak bisa merusak kualitas makanan,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati, menjelaskan penyerahan SLHS bertujuan meningkatkan status gizi dan kualitas kesehatan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sekaligus menjamin keamanan pangan melalui penerapan standar higiene sanitasi.
“Dari 16 SPPG yang telah mengikuti proses pemeriksaan, tiga di antaranya dinyangakan lolos dan menerima sertifikat hari ini, sedangkan 12 lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium,” katanya.
Ia menambahkan pemeriksaan bakteriologis dilakukan di Laboratorium Kesehatan Kota Kupang, sedangkan pemeriksaan kimia masih bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT.
Baca juga: 560 SPPG sudah kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Suka(7)
Artikel Terkait
- Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
- Pengamat: Kemendagri pegang peran strategis sukseskan MBG
- Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan
- Ros BLACKPINK makan nasi goreng sebelum tampil solo
- PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan
- Wamentan: Program MBG tingkatkan gizi anak dan gerakkan ekonomi desa
- Upaya Jakarta cari "cuan" baru untuk pembangunan di tengah pemangkasan anggaran
- TNI AD siapkan ribuan hektare lahan perkuat pasokan bahan pangan MBG
- KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT
- Di hadapan Presiden Lee, Prabowo cerita Indonesia gandrungi K
Resep Populer
Rekomendasi

Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir

Upaya Jakarta cari "cuan" baru untuk pembangunan di tengah pemangkasan anggaran

Sukseskan MBG, Kementerian PANRB perkuat kelembagaan BGN

Enam mobil damkar padamkan api di Perintis Kemerdekaan Cianjur

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

Polres Cianjur duga kebakaran berasal dari truk tangki BBM

Rendang, alasan HYDE balik lagi untuk konser di Jakarta!

Ratusan siswa SMK Kandeman Batang keracunan makan program MBG