Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:02:06【Sehat】178 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(59452)
Artikel Terkait
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
- BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
- Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China
- Wamentan dorong sektor pertanian nasional pasok kebutuhan haji
- Siasat bersihkan rumah terdampak banjir dari kuman penyebab penyakit
- Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
- 16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
Resep Populer
Rekomendasi

APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu

Makanan dan minuman sehat yang bisa membantu menambah tinggi badan

Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin

BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi

SPPG Polresta Pati kenalkan kuliner khas daerah lewat Program MBG

Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat

BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG

DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir