Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 15:43:49【Sehat】846 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(89878)
Sebelumnya: BPS: Konsumsi rumah tangga kuartal III melambat karena siklus musiman
Selanjutnya: Ekonomi TW
Artikel Terkait
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- Halalicious Food Festival sajikan aneka produk halal dan ajang edukasi
- PBB siapkan rencana bantuan besar untuk Gaza usai gencatan senjata
- Rayakan 80 tahun perangi kelaparan, FAO gelar pameran global di Roma
- China terus awasi produk bahari dari Jepang setelah keran impor dibuka
- PBB Siap tingkatkan bantuan bagi warga Gaza usai gencatan senjata
- Mendagri ingatkan pemda efisiensikan belanja birokrasi
- Menteri P2MI lepas 600 pekerja ke Jepang, Korsel, Hong Kong, Taiwan
- Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
- BPKH targetkan dana kelolaan haji capai Rp188,9 triliun pada 2025
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Tanbu perketat pengawasan kualitas MBG sebelum didistribusikan

Penggunaan ekspresi dan suara penting dalam melatih anak berinteraksi

Dinkes Cianjur catat 16 siswa mendapat perawatan di puskesmas

Mau kurangi konsumsi nasi? Coba 7 sumber karbohidrat sehat ini

Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia

Anggota DPR: Program MBG jadi momen RI menuju lebih sehat & sejahtera

Kadin Jatim tingkatkan profesionalisme tenaga SPPG dengan pelatihan

Produk makanan sehat RI catat transaksi Rp145 miliar di Chili