Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 14:04:58【Tempat Makan】211 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(6)
Artikel Terkait
- Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
- Polda Sulteng bekali 26 personel pelatihan DVI dan keamanan pangan
- Menyambut penerbang dari bumi utara
- 35.000 paket bantuan Indonesia untuk Palestina telah diterima warga
- Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
- Kecemasan orang tua bisa memperparah alergi pada anak
- Kisah perempuan Gaza: Menjaga asa sebagai ibu dan dokter saat konflik
- Tersedak bisa berbahaya, ini cara pertolongan pertama yang tepat
- Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari
- Anggota DPR dukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis
Resep Populer
Rekomendasi

IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik

BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI

Menikmati gemerlap cahaya Guangzhou dari kapal di Sungai Mutiara

Polres Lombok Timur usut penyebab keracunan pelajar setelah santap MBG

Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya

Menperin: Industri busana muslim RI tempati urutan pertama dunia

Wagub Gorontalo pastikan ketepatan waktu distribusi makanan MBG

Satgas sebut gudang cengkeh di AS kosong imbas kasus zat radioaktif