Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-03 15:02:33【Resep】288 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(511)
Sebelumnya: BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG
Selanjutnya: Warga Taiwan Berbondong
Artikel Terkait
- BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
- BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG
- Ini kata SPPG Meruya Selatan terkait asal menu beracun pada MBG
- Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa
- Menteri PPPA prioritaskan perlindungan anak dalam insiden di SMAN 72
- Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut
- BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
Resep Populer
Rekomendasi

Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah

Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut

PBB sebut bantuan ke Gaza masih terus dihalangi

Tinjau magang dengan Seskab, Menaker: Sarana link and match industri

5 makanan sehat ala Jepang, benarkah jadi resep umur panjang?

Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global

Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah

KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat