Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-23 16:29:24【Resep】717 orang sudah membaca
PerkenalanAsisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Fenty Yusdayati. ANTARA

Kami mendapat perintah dari bupati untuk bagaimana KDMP di Bantul ini bisa berjalan dengan rutin untuk bisa operasional, salah satunya mendekatkan dengan SPPG
Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendekatkan para pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung keberlanjutan operasional koperasi desa tersebut.
"Kami mendapat perintah dari bupati untuk bagaimana KDMP di Bantul ini bisa berjalan dengan rutin untuk bisa operasional, salah satunya mendekatkan dengan SPPG," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Bantul Fenty Yusdayati di Bantul, Senin.
Upaya mendekatkan kedua unit usaha yang menjadi bagian dari proyek nasional tersebut diwujudkan dengan mempertemukan para pengelola SPPG yang baru berdiri di Bantul dengan pengurus KDMP, sebagai awal koordinasi dan pendekatan para pihak.
"Kami coba menemui SPPG di Bantul mana yang baru berdiri, karena kalau sudah berjalan biasanya mereka punya langganan sendiri. Maka, untuk buka jalan itu kita pertemukan di hari ini dengan KDMP yang memang sudah siap beroperasi," katanya.
Baca juga: Wamenkop dukung Kopdes Merah Putih jalankan dapur MBG
Berdasarkan data, lanjutnya, ada 38 KDMP dari total 75 kelurahan di Bantul yang bergerak pada bidang kebutuhan bahan pokok, sehingga mereka dikumpulkan untuk kemudian bisa saling berkoordinasi dengan SPPG yang baru berdiri.
"Karena mungkin ada tambahan lagi SPPG, maka yang 38 KDMP ini monggo (silahkan) mengakses SPPG yang akan berdiri pada November ini, monggo segera merapatkan diri apabila produk produk KDMP sesuai dengan kebutuhan SPPG," katanya.
Pihaknya juga memiliki data produk-produk KDMP yang telah dikurasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, juga Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul, termasuk tentang perizinan produk, sehingga bisa memenuhi syarat sebagai pemasok bahan baku Program MBG itu.
"Dan masyarakat yang punya produk, bisa silahkan langsung diajukan ke SPPG. Kalau kita ada produk produk pertanian dan kelautan yang kita kirimkan ke SPPG, supaya ada komunikasi yang terarah, jangan sampai nanti SPPG kerepotan menyeleksi beberapa muatan produk makanan itu," katanya.
Baca juga: BGN: Kopdes Merah Putih jadi agregator untuk dapur MBG
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul Prapta Nugraha mengangakan kegiatan ini merupakan salah satu alternatif yang dilakukan KDMP dengan berkoordinasi dengan SPPG MBG, terkait usaha apa yang memiliki peluang atau potensi yang ditawarkan kepada SPPG.
Dia mengangakan pemkab mengundang sekitar 38 pengurus KDMP se-Bantul yang masing-masing mempunyai potensi, seperti beras, aneka lauk seperti ikan, daging sapi, ayam termasuk tempe, maupun produk makanan lain untuk ditawarkan kepada SPPG.
"Jadi, setelah ini nantinya pengurus KDMP bisa segera menghubungi SPPG untuk menawarkan produk unggulan mereka, produk itu kemudian dikurasi SPPG yang sesuai dengan mutu yang mana nanti itu yang menjadi bisnis lanjutan," katanya.
Baca juga: Pemkab Sigi dorong Kopdes Merah Putih dukung program MBG
Suka(51122)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem
Artikel Terkait
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
- Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan
- Kemenag: 5.623 peserta didik madrasah Batam terima manfaat Program MBG
- Menyongsong kewajiban adopsi teknologi manufaktur
- BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
- Siswa Sekolah Rakyat di Tangsel dapat laptop
- Mo Mo si Gajah rayakan ulang tahun ke
- Sepak bola harus jadi kesenangan saat usia 9–14 tahun
- Kemendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Papua lancar
- KBRI Beijing sambut 700 mahasiswa baru RI: "Kalian jembatan RI
Resep Populer
Rekomendasi

Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut

KBRI Beijing sambut 700 mahasiswa baru RI: "Kalian jembatan RI

BGN proses penonaktifan pelaku pelecehan verbal pegawai SPPG

36 SPPG MBG di daerah 3T Lampung segera dibangun

BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG

Kalbe ajak masyarakat kelola gula darah dengan metode 5 J

Stroke di usia muda bertambah dipengaruhi beban kerja tinggi

Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal